Buku di bulan September '15, bulan pertaubatan. kenapa saya katakan begitu. karena pas dua tahun sudah saya tidak pernah lagi meng upgrade wawasan saya baik itu bacaan2 tak penting maupun bacaan2 berkualitas. dan semua itu saya baca penuh antusias, sikap yg sudah lama hilang dr diri saya. Buku dan antusiasme, dua hal yg menunjang dan mendukung perluasan daerah di otak saya, hehe emang mau naklukin daerah konstantinopel macam panglima2 perang tuh :D
Kamis, 24 September 2015
Rabu, 23 September 2015
belajar dr kepemimpinan khalifah Umar
sikap yg luar biasa dr kepemimpinan Umar bin khaththab ra. dan dicontohkan scr nyata oleh kepemimpinan Bu Risma sang Walikota terbaik dunia feb'14 adalah melihat lngsung keadaan rakyatnya, melihat lngsung keadaan yg dialami org2 dibwh kepemimpinannya, bukan hanya duduk di ruang kebesaran dn menerima laporan abal-abal, tidak gengsi langsung terjun ke msyarakat, serta benci peng-kultus-an. sehingga tidak timbul pemalsuan laporan dr bawahan nya. dan dibodoh bodohi oleh laporan yg tdk brtanggungjawab.
selain itu, kesalahan yg fatal adalah memberi kepercayaan atau mengirim utusan ke suatu daerah kepada orang yg teruji pernah gagal dan kepribadian bermasalah. seperti saat Khalifah Umar mengutus para sahabat menjadi Gubernur di suatu wilayah, maka telah lolos uji baik bibit bebet maupun bobot nya, baik segi iman, strategi pertahanan, akhlak kepemimpinan, dan paham mengenai teritorial daerah tersebut. sehingga dlm aplikasi pengembangan daerah, bukan hanya kuat dg kedudukan nya tapi juga pribadi sang pemimpin yg membuat rakyat jatuh cinta dan patuh serta kompak. bukan karena terpaksa atau takut atas kediktatoran sang pemimpin maupun peng-kultus-an sang pemimpin. sehingga setiap daerah yg dipimpin gubernur2 tsb, yg adalah perpanjangan tangan dr Sang khalifah, benar2 sejahtera dari segi keimanan, kemasyarakatan, ekonomi, sosial, pendidikan, dan dari semua aspek.
reminder to my self - tidak bermaksud menyinggung sekelompok org ataupun pihak2 tertentu - jangan mengambil kesimpulan abal abal di setiap membaca sesuatu hal
wana di subuh hari raya idul adha thn 2015
Jumat, 11 September 2015
Salmon dan Hiu (disadur dari Whatsapp)
SALMON DAN HIU
Pada menu ikan masakan Jepang, ikan salmon akan lebih enak untuk dinikmati jika ikan tsb masih dalam keadaan hidup, saat hendak diolah untuk disajikan. Jauh lebih nikmat dibandingkan dgn ikan salmon yg sudah diawetkan dgn es.
Itu sebabnya para nelayan Jepang selalu memasukkan salmon tangkapannya ke suatu kolam buatan agar dlm perjalanan menuju daratan salmon² tsb tetap hidup.
Meski demikian pada kenyataannya banyak salmon yg mati di dalam kolam buatan tsb. Bagaimana cara mereka (nelayan Jepang) menyiasatinya?
Para nelayan itu memasukkan seekor hiu kecil di dalam kolam tsb.
Sungguh Ajaib..!
Hiu kecil tsb "memaksa" salmon² itu terus bergerak agar jangan sampai dimangsa si hiu kecil tsb.
Akibatnya banyak ikan salmon yg tetap hidup & jumlah salmon yg mati justru menjadi sangat sedikit..!
Diam membuat kita Mati...!
Bergerak membuat kita Hidup...!
Lalu, Apa yg membuat kita Diam?
Saat tidak ada masalah dlm hidup dan saat kita berada dlm zona nyaman.
Situasi seperti ini kerap membuat kita terlena.
Begitu terlenanya sehingga kita tdk sadar bahwa kita telah mati..!
Dan..., Apa yg membuat kita bergerak..?
Masalah..., sekali lagi..., Masalah....!
Tekanan Hidup.., dan Tekanan Kerja...
Saat masalah datang, secara otomatis naluri kita membuat kita bergerak aktif dan berusaha mengatasi semua pergumulan hidup itu...
Tidak hanya itu, kita menjadi kreatif, dan potensi diri kitapun menjadi berkembang luar biasa...
Jangan lupa..., bahwa kita akan bisa belajar banyak dlm hidup ini bukan pada saat keadaan nyaman, tapi justru pada saat kita menghadapi badai hidup...
Itu sebabnya syukurilah kehadiran "hiu kecil" yg terus memaksa kita utk bergerak dan tetap survive dan menyerahkannya pada Tuhan.
NEVER GIVE UP!!!
Tetap semangat !
Jumat, 04 September 2015
belajar positif
Hukum Truk Sampah
by David J. Pollay.
Suatu hari saya naik sebuah taxi menuju ke Bandara. Kami melaju pada jalur yang benar, ketika tiba-tiba sebuah mobil hitam melompat keluar dari tempat parkir tepat di depan kami, Supir taxi menginjak pedal rem dalam-dalam hingga ban mobil berdecit dan berhenti hanya beberapa cm dari mobil tersebut.
Pengemudi mobil hitam tsb mengeluarkan kepalanya & memaki maki ke arah kami.
Supir taxi hanya tersenyum & melambai pada orang tersebut. Saya sangat heran dgn sikapnya yang bersahabat.
Saya bertanya, "Mengapa anda melakukannya ? Orang itu hampir merusak mobil anda dan dapat saja mengirim kita ke rumah sakit?"
Saat itulah saya belajar dari supir taxi tersebut mengenai apa yang saya kemudian sebut "Hukum Truk Sampah".
Ia menjelaskan bahwa banyak orang seperti truk sampah. Mereka berjalan keliling membawa sampah, seperti frustrasi, kemarahan, kekecewaan.
Seiring dengan semakin penuh kapasitasnya, semakin mereka membutuhkan tempat untuk membuangnya & seringkali mereka membuangnya kepada anda.
Jangan ambil hati, tersenyum saja, lambaikan tangan, lalu lanjutkan hidup.
Jangan ambil sampah mereka untuk kembali membuangnya kepada orang lain yang anda temui di tempat kerja, di rumah atau dalam perjalanan.
Intinya, orang yang sukses adalah orang yang tidak membiarkan "truk sampah" mengambil alih hari-hari mereka dengan merusak suasana hati.
Hidup itu 10% mengenai apa yang kau buat dengannya dan 90% tentang bagaimana kamu menyikapinya ...
You choose to be Happy or Grumpy !!
Hidup ini jangan diisi dengan penyesalan, maka kasihilah orang yang memperlakukan anda dengan benar, berdoalah bagi yang memperlakukan anda tidak benar
Hidup bukan mengenai menunggu badai berlalu, tapi tentang bagaimana belajar menari dalam hujan.
Jangan pernah menghakimi orang lain,
Biarlah kita menjadi pribadi bijak & mencoba belajar mengerti orang lain.
Selamat beraktifitas 'n barakAllah - GBU
kemana
kemana wana yang dulu. yang tidak membalas dengan kata kata. yang hanya membalas dengan senyum dan sabar. kemana wana yang dulu. yang cerdas dan bijak. bukan yang memandang orang dengan sebelah mata. kemana wana yang dulu. yang menghargai orang apa adanya. yang tidak peduli orang berkata apa. kemana wana yang dulu. yang tetap berbuat baik meski dijahati meski dikata katai. bukan membalas dengan kata yang lebih kasar. bukan yang peduli dengan hasutan orang. kemana wana yang dulu. penuh idealisme dan banyak mengerjakan sosial. bukan yang sekedar materi dan fisik. kemana wana yang dulu. semangat menjadi terbaik untuk ayah. bukan yang malah menghancurkan ayah. baik sosial, diri, ekonomi, maupun prestasi. kemana??
Jumat, 28 Agustus 2015
Hbd Ayah ke 60
one day i'll see your smile again
One Day By Arash Feat Helena
[Helena]
I can see morning in light
Aku bisa melihat pagi berselimut cahaya
[Arash]
Saboori
Sabarlah
Kono' dur besho az gham
Kulihat masa depan yang cerah untukmu
Be fardat omidvaram
Aku masih sayang padamu
Hava to hanooz az dur daram
Meski diriku jauh darimu
[Helena]
One day I'm gonna fly away
Suatu saat aku akan terbang jauh
One day when heaven calls my name
Suatu saat ketika langit memanggil namaku
I lay down I close my eyes at night
Aku berbaring, kupejamkan mataku di saat malam
I can see morning in light
Bisa kulihat pagi berselimut cahaya
One day I'm gonna fly away
Suatu saat aku akan terbang jauh
One day I'll see your eyes again
Suatu saat aku akan melihatj matamu lagi
I lay down I close my eyes at night
Aku berbaring, kupejamkan mataku di saat malam
I can see morning in light
Bisa kulihat pagi berselimut cahaya
Morning in light
Pagi berselimut cahaya
[Arash]
Dele man hanoozam pishet gire
Aku masih cinta padamu
Nagoo ke dige dire
Jangan katakan sudah terlambat bagiku
Joodaei ye rooz az
Suatu saat perpisahan ini
Beyn mire
Akan berakhir
[Helena]
One day I'm gonna fly away
Suatu saat aku akan terbang jauh
One day when heaven calls my name
Suatu saat ketika langit memanggil namaku
I lay down I close my eyes at night
Aku berbaring, kupejamkan mataku di saat malam
I can see morning in light
Bisa kulihat pagi berselimut cahaya
One day I'm gonna fly away
Suatu saat aku akan terbang jauh
One day I'll see your eyes again
Suatu saat aku akan melihat matamu lagi
I lay down I close my eyes at night
Aku berbaring, kupejamkan mataku di saat malam
I can see morning in light
Bisa kulihat pagi berselimut cahaya
[Arash]
Bitabe bitabam
Aku gelisah
Bi to
Tanpa dirimu
Bitabe bitabam
Aku sangat gelisah
Bi to
Tanpa dirimu
Harja ke basham bazam
Ke manapun aku pergi
Man duset daram!
Aku akan selalu mencintaimu
[Helena]
One day I'm gonna fly away
Suatu saat aku akan terbang jauh
One day when heaven calls my name
Suatu saat ketika langit memanggil namaku
I lay down I close my eyes at night
Aku berbaring, kupejamkan mataku di saat malam
I can see morning in light
Bisa kulihat pagi berselimut cahaya
One day I'm gonna fly away
Suatu saat aku akan terbang jauh
One day I'll see your eyes again
Suatu saat aku akan melihat matamu lagi
I lay down I close my eyes at night
Aku berbaring, kupejamkan mataku di saat malam
I can see morning in light
Bisa kulihat pagi berselimut cahaya
Minggu, 16 Agustus 2015
Mahkota untuk ayah
Mahkota ibarat dari kata kebanggaan, proud. semisal mahkota kita letak di atas kepala kita artinya suatu kehormatan luar biasa.
Hari ini pas 5 tahun sudah pengalamanku malang melintang, untuk ukuran seorang perempuan, sebenarnya rugi karena perempuan yang asik dengan mengejar mimpi dengan status kesendirian. Mgkn kalau aku bertahan, skrg sudah bisa kontrak dan memakai baju yang ayah idamkan.
Kekuatan itu Allah beri petunjuk. Belajar dan kuat bersama kak noni, salah seorang inspirator yang kebetulan dekat karena tinggal di Aceh. Inspirator lain adanya di Jakarta, Lampung, dll.
Suatu saat aku bakal jadi inspirator juga, hehe, aamiin lah. kan doa.
aku padamu, impian dulu nan indah
hari ini makan siang dua kali. full kenyang. efeknya perut sakit, hehe. namun, inti cerita bukan itu. banyak hal yang bisa kita kontribusikan untuk umat, untuk orang lain kan. pertama-tama bermanfaat dulu untuk diri sendiri, lepas itu untuk orangtua tercinta, terakhir untuk umat.
puisi untuk aku
terhempas, terhenyak
tersadar
akan cinta dan cita yang sesungguhnya
sebenar tlah terpatri
namun melenceng
jauh dan jauh
lepas dari koridor jalur impian
kembali ke awal
apakah salah
tidak....hanya agak sedikit terlambat
tidak terlambat, namun
sedikit keterbelakangan..
aku padamu, impian dulu nan indah
by. wana
Jumat, 14 Agustus 2015
Flashlight mewakili perasaan aku untuk ayahanda
Apakah benar sebuah lagu bisa mewakili perasaan? Mungkin sebagian orang mengatakan "gak bisa hidup tanpa musik". Wow, pernyataan yang kontroversial bila diukur dari kacamata keimanan. "Gak bisa hidup tanpa Alquran" adalah slogan yang pas buat kita.
Mengenai lagu favorit, udah banyak yang tergantikan dengan lagu-lagu baru era 2015, hehe. Salah satu nya adalah lagu miliknya Jessie J - Flashlight. Bagiku yang belum pernah punya pacar dan walaupun nanti punya, the Flashlight itu tetap ayahanda dan juga mama tercinta. Kenapa? Karena hingga detik usiaku 26 ini mereka yang menuntun dan menerangi serta sabar atas keras kepala-nya aku.
Ini dia liriknya, yang gak tau arti buka kamus ya, kwkwkwk.
Jessie J "Flashlight" lyrics
When tomorrow comes
I'll be on my own
Feeling frightened of
The things that I don't know
When tomorrow comes
Tomorrow comes
Tomorrow comes
And though the road is long
I look up to the sky
And In the dark I found, I stop and I won’t fly
And I sing along, I sing along, then I sing along
I got all I need when I got you and I
I look around me, and see sweet life
I'm stuck in the dark but you're my flashlight
You're gettin’ me, gettin’ me through the night
Can’t stop my heart when you shinin’ in my eyes
I can’t lie, it’s a sweet life
I'm stuck in the dark but you're my flashlight
You're gettin’ me, gettin’ me through the night
Cause you're my flash light
You're my flash light, you're my flash light
I see the shadows long beneath the mountain top
I'm not the afraid when the rain won't stop
Cause you light the way
You light the way, you light the way
I got all I need when I got you and I
I look around me, and see sweet life
I'm stuck in the dark but you're my flashlight
You're gettin’ me, gettin’ me through the night
Can’t stop my heart when you shinin’ in my eyes
Can’t lie, it’s a sweet life
I'm stuck in the dark but you're my flashlight
You're gettin’ me, gettin’ me through the night
Cause you're my flash light
You're my flash light light light, you're my flash light light light You're my flash light light light light light ohhh
I got all I need when I got you and I
I look around me, and see sweet life
I'm stuck in the dark but you're my flashlight
You're gettin’ me, gettin’ me through the night
Can’t stop my heart when you shinin’ in my eyes (shinin in my eyes)
Can’t lie, it’s a sweet life
I'm stuck in the dark but you're my flashlight (you're my flashlight)
You're gettin’ me, gettin’ me through the night
Cause you're my flash light
You're my flash light, you're my flash light
You're my flash light light light
You're my flash light light light
You're my flashlight
Rabu, 12 Agustus 2015
sebuah puisi
sore ini untuk mama
sore ini untuk ayah
bukan karena ideku rusak
bukan karena pikiranku gagal
bukan juga karena salah paham
tapi karena ini menjadi proses pendewasaanku
mohon ridhonya
bukan maksudku membuatmu resah
kesah dan gundah
maafkan ananda
dan terimakasih..
Senin, 10 Agustus 2015
untuk mu
hanya cinta terpahat makin dalam
seiring pembelajaran yang terdapat
di sepanjang cerita yang mendera
Selasa, 04 Agustus 2015
ilmu dapat dari baca di perpustakaan ekonomi unsyiah
Dr. Robert Schuller
Failure doesn't necessarily mean you fail but that you are not successful yet.
Failure doesn't mean you gain nothing but that you have learned something.
Failure doesn't mean you are stupid ever to try. It indicates you are brave, determined and have a strong spirit so be proud of yourself.
Failure doesn't mean you will not achieve any success but it will take some patience.
Failure doesn't mean you are finished but that you still have opportunities to start again and to try looking for something new.
Failure doesn't mean God has deserted you but that He has a better plan for you so it is very true that failure will never cease to exist.
Kegagalan bukan berarti anda benar benar sudah gagal, tapi anda belum berhasil, artinya coba dan coba lagi sampai berhasil.
Kegagalan bukan berarti anda tidak mendapatkan sesuatu, melainkan anda telah belajar tentang sesuatu.
Kegagalan bukan berarti anda tidak pandai, untuk itu cobalah, karena itu menunjukkan kalau anda berani, semangat dan kuat, jadi tetaplah bangga pada diri anda sendiri.
Kegagalan bukan berarti anda tidak mencapai sukses, namun anda perlu kesabaran untuk itu.
Kegagalan bukan berarti segala sesuatu telah selesai, tapi perlu waktu untuk memulai lagi pada kesempatan lain.
Kegagalan bukan berarti Tuhan tidak menghiraukan anda, namun Dia mempunyai rencana rencana lain untuk anda. Karena itu, jangan pernah berhenti untuk memulai lagi.
Kamis, 30 Juli 2015
kuliah online wisata hati
Takwa dan Interaksi Dengan al Qur'an
Perjalanan hidup ini sepenuhnya rahasia Allah. Kita hanya perlu tahu bahwa Allah akan mengatur yang terbaik, sudah mengatur yang terbaik, dan memberikan hanya yang terbaik. Jalani hidup dengan percaya kepada Allah, ibadah sepenuh hati, dan pasrah akan KehendakNya. Sekuat mungkin lakukan apa yang diperintah, baik wajib maupun apa-apa yang menjadi sunnat, dan tinggalkan kemaksiatan dan dosa. Barangkali inilah dari sekian rahasia supaya hidup mengalir tenang, aman, dan banyak kemudahan.
Dan dalam hidup ini, ada saja kemudian peristiwa yang kurang mengenakkan terjadi di dalam hidup kita. Sehingga kemudian jadilah kita bahagian orang yang malah tambah dekat dengan Allah, atau sebaliknya, malah meratapi dan menyumpahi hidup ini. Ada orang-orang yang Allah bukakan jalan kedekatan dengan-Nya, justru karena beban hidup yang bukan kepalang berat dan besarnya. Tapi ada yang bertambah jauh dengan Allah sebab kesulitan hidupnya. Begitulah. Hidup ini isinya barangkali hanya ada dua pilihan; jalan lurus dan jalan sesat; jalan syukur atau jalan kufur; jalan ibadah atau jalan maksiat.
Ada seorang yang merasa ga bisa memberi apa-apa buat orang tuanya, lalu bergaul dengan para hedonis dan mengambil "manfaat semu" dari sana. Ia berikan orang tuanya dunia. Tapi ia korbankan kehormatan dengan menjadi pelacur misalnya; baik pelacur bener maupun yang samar. Namun ada juga mereka-mereka yang ketika tidak bisa memberikan apa-apa ke orang tuanya lalu ia tempuh jalan anak-anak saleh untuk orang tuanya. Tidak ada dunia yang dibawa ke orang tuanya, tapi kebaikan demi kebaikan mengalir untuknya. Dan ini juga kelak akan menghasilkan cahaya dunia untuk dia dan orang tuanya.
Ada keluarga dan anak istri yang disuapi dari harta haram. Bahagia hidup bergelimang dunia tanpa keluarga dan anak istrinya sadar disuapi dari rizki haram. Kelak, banyak sekali masalah di keluarga ini. Salah satunya bisa saja justru keluarga ini bisa kehilangan sang suami. Atau suami yang kehilangan anak istri, sebab satu dua kejadian.
Ada orang miskin yang mengambil hak-hak orang dan menempuh jalan judi sebagai jalan yang bisa mengubah kemiskinannya. Banyak orang miskin yang kemudian menjadikan tangannya sebagai wasilah meminta-minta. Tidak sedikit orang miskin yang menjadi mitra tangan-tangan kotor lalu menyambung hidupnya dengan rizki kotor. Sebab itulah hidup mereka ini tetap miskin dan bertambah miskin. Kalaupun kemudian mereka-mereka ini kaya, mereka akan tetap miskin. Allah akan buat hidupnya selalu kurang dan tak terpuaskan. Bahkan tidak sedikit mereka yang jadi miskin lagi setelah
Sementara itu, kita menemukan banyak juga orang miskin yang bertahan menjaga perutnya dari barang-barang yang haram. Ia kejar kemiskinannya itu dengan mempergiat bangun malam dan shalat dhuha. Ia prihatinkan diri dengan berpuasa sunnah. Dan ia jalankan hidup ini dengan ridha dan ikhlas. Bisa jadi hidupnya tetap miskin. Tapi Allah hadirkan ketenangan dalam hidupnya, rumah tangganya langgeng, rizkinya sedikit tapi jadi daging dan enak dimakan. Tidak berubah jadi penyakit. Petaka jarang sekali hadir di kehidupannya. Dan banyak kemudahan di tengah-tengah kekurangan; anak sakit, dikasih cepat sehat. Tanpa berobat. Anak kurang biaya, tapi Allah kirimkan beasiswa dari tangan orang lain. Tak punya kendaraan, tapi Allah hilangkan keperluan berkendaraan; bersaudara dekat-dekat, berkantor tinggal jalan kaki, dan lain-lain. Beda dengan sebagian dari kita, yang punya kendaraan, tapi Allah terbangkan ke sana kemari dengan kendaraannya itu, yang akhirnya malah bertambah-tambah jauh dari keluarga dan Allah. Bahkan Allah tambahkan kendaraan dengan kendaraan yang lebih hebat dan lebih mahal, yang malah menambah jauh dirinya dengan keluarga dan Allah.
Ada yang kepengen punya usaha, lalu mencari modal dari selain Allah. Sementara ada yang menggiatkan bangun malam dan dhuha, serta bersedekah. Ya, saya tidak sedikit menerima konselingan gagal bayar kredit. Usahanya halal, cara-cara usahanya benar. Ternyata sayang, di proses kreditnya, ada kebohongan dan suap. Banyak data dimanipulasi supaya kredit bisa cair, dan tidak jarang melakukan praktik suap walo sekedar dengan menjanjikan sesuatu bagi officernya. Atau ada yang prosesnya benar, ikhtiarnya benar, usahanya halal, tapi tetap bangkrut juga. Selidik punya selidik, shalat wajibnya jadi keteteran, shalat-shalat sunnahnya malahan jadi hilang. Hubungan dengan orang tua jadi jauh, dengan adik-adik malah tak ada silaturahim, dengan tetangga menjadi tak lagi dekat. Jika demikian, maka dicabut usahanya oleh Allah adalah jauh lebih baik. Sadari lagi saja, minta ampun sama Allah, dan ikhtiar lagi yang benar. Insya Allah, Allah akan berkenan memberi lagi apa yang dicabut-Nya. Ada di antara mereka yang bertahan tidak mengapa tidak diberi modal lagi untuk pengembangan usaha. Mereka merasa cukup. Sehingga tidak perlu mereka ini merekayasa laporan keuangan dan aset. Ternyata kemudian Allah berikan keselamatan buat mereka dan usahanya berkembang juga dengan izin dan takdir-Nya.
Ada orang yang kepengen kerja. Ia tempuh jalan-jalan kotor. Ia siapkan jalan pelicin. Dan tidak jarang perbuatannya itu yang melahirkan orang-orang kotor yang tadinya bersih. Pekerjaan ia dapatkan, namun keberkahan Allah hilangkan. Punya duit lebih dari tabungan setiap kali kerja, lalu Allah giring dia untuk membeli kendaraan. Baru sebulan dipake itu kendaraan, sudah mengantarkan maut untuk keluarganya. Mobil ringsek, keluarga celaka, uang terbuang sia-sia. Sementara ada yang meminta kepada Allah pekerjaan. Ia bertahan untuk tidak melakukan pekerjaan-pekerjaan yang membuat Allah murka. Ia minta sama Allah lewat jalan ibadah. Ada yang belum Allah berikan pekerjaan, namun Allah tetap tanggung rizkinya dan hidupnya tetap mulia. Ga jadi hina sebab tak ada pekerjaan. Saya pun tidak sedikit menemukan yang begini ini. Tidak kerja, namun Allah menyediakan keperluan hidup baginya. Ia tidak menjadi beban buat orang lain, sebab ia tidak meminta. Banyaklah keanehan dari matematika dan mekanisme hidup ini.
Dan ada sebagian kawan yang bertanya, apakah selalu begitu ya? Bahwa yang berbuat baik mesti berkehidupan baik dan yang jahat akan berkehidupan buruk? Bisa ya bisa engga. Pertama, silahkan kembali ke pembahasan materi tentang ukuran anugerah dan masalah. Apakah betul rentetan masalah bener-bener disebut masalah? Bukan anugerah? Dan apakah benar rentetan keberuntungan disebut anugerah? Bukan justru masalah? Kacatama dan ukurannya pakai kacamata dan ukuran yang benar. Sekedar menyegarkan ingatan, anugerah itu adalah jika kita bisa dekat dan ingat sama Allah. Sungguhpun kita berada di situasi-situasi yang menurut orang, berkehidupan buruk. Orang mukmin akan menimati sekali kedekatan dengan Allah, meskipun dia ini cacat, miskin, hina dina dalam pandangan orang, dan serba kekurangan. Orang mukmin tidak akan bahagia bila dia dipandang bagus, mulia, terpandang, kaya, berkecukupan, namun Allah jauh darinya. Dan kemudian sebaliknya, disebut masalah itu adalah jika kita hidup jauh dari Allah dan lupa sama Allah. Ini justru masalah. Maka jika kemudian kita-kita ini hidup banyak uang, karir pekerjaan dan usaha juga sedang bagus-bagusnya,
Kedua, bukan karena amal kita, lalu ditentukanlah hidup enak atau tidak enak. Bukan. Semata karena Kehendak Allah. Tapi orang mukmin akan senantiasa berhusnudzdzan, bahwa apapun yang ditetapkan Allah, ia akan ridha, ikhlas, sabar, syukur. Termasuk mereka-mereka yang bertaubat. Dia akan menerima segala kesusahan, dengan pengalihan kepada ampunan dan kasih sayangnya Allah (lihat-lihat pembahasan sebelumnya yang berkaitan dengan ini ya).
Kita tidak sendirian. Hidup ini ada yang punya. Bahkan kalau Yang Punya Hidup ini menginginkan kita menjadi sulit, ya tidak mengapa juga. Dengan keyakinan bahwa DIA Maha Mengatur dan Berkehendak, insya Allah kesulitan yang DIA beri, akan Allah ubah sendiri menjadi kemudahan.
Ya. Di dalam ilmu tauhid, mengenal Allah sebagai pusat segala kendali, memegang peranan penting untuk membangun ketenangan dan kebahagiaan. Mereka yang mengenal Allah, akan bersedia diatur, terserah kehendak-Nya. Dan tidak ada yang mengucapkan "ia bersedia diatur", kecuali yang benarbenar ikut dan tunduk akan seruan-Nya. Sebab ga bisa seseorang mengatakan, "Saya mah insya Allah pasrah Mas". Tapi kemudian ia tidak bergegas memenuhi panggilan Allah. Tidak pula ia bisa mengatakan, "Saya mengikuti seruan Allah", bila kemudian hidupnya tiada ada ibadah yang serius.
Maka tanda-tanda seseorang itu bertuhan Allah adalah manakala ia bertakwa; Sekuat mungkin menjalankan perintah-Nya, dan sekuat mungkin meninggalkan apa yang dilarang-Nya.
Sering saya katakan dalam banyak forum. Keberhasilan seseorang menuju hidup enak, berhasil menggenggam dunia, dan hidup tanpa masalah, adalah dengan hanya meniti jalan takwa ini. Dan keberhasilan seseorang keluar dari kesulitannya, sungguh, apabila ia mampu meniti jalan ini. Barangkali jalan ini sempat ia tinggalkan, tapi kemudian ia balik lagi. Maka orang-orang seperti ini yang Allah akan anugerahkan jalan keluar.
"Wa may yattaqillaaha yaj'allahuu makhrajaa. Wayarzuqhuu min haitsu laa yahtasib. Wa may yatawakkal `alallaahi fahuwa hasbuhuu. Innallaah baalighu amrihii. Qad ja'alallaahu likulli syai-in qadraa. Sesiapa yang bertaqwa kepada Allah, maka Allah akan jadikan jalanjalan keluar dari setiap kesulitannya dan menghadiahkannya dengan rizki yang tiada ia sangka-sangka. Dan barangsiapa yang memasrahkan dirinya maka Allah akan mencukupkannya. Allah meliputi semua urusan. Sungguh Allah telah jadikan segala sesuatu itu ada ukurannya." (Qs. ath Thalaaq: 2-3)
***
Sungguh saya menganjurkan seseorang "mengarantina" dirinya, dan menempuh jalan takwa ini dengan menyegerakan memperbaiki ibadah dan kesalahan-kesalahannya. Ga usah mikirin solusi. Benahi aja semua-muanya. Jalan-jalan keluar, niscaya menjadi urusan Allah. Coba para peserta membaca buku Mencari Tuhan Yang Hilang. Bagaimana saya katakan kepada mereka yang bermasalah, atau yang menginginkan kualitas hidup yang bagus. Jagain aja hidup dengan ngebagusin ibadah. Insya Allah hidup akan bagus dengan sendirinya. Dan sungguhan, banyak orang yang akal pikirannya menolak. Bagaimana mungkin dengan saya sekedar shalat malam, lalu akan ada jalan keluar, atau terangkat hidup? Bagaimana mungkin dengan saya bertaubat akan ada jalan keluar? Bagaimana mungkin kalau saya bergegas shalat akan hidup enak? Di luar sana banyak yang tidak shalat hidupnya enak, dan sebaliknya yang shalat, pada hutangnya banyak, jadi pegawai rendahan, susah, miskin, ngerepotin, jadi beban, dan lain sebagainya. Sama juga dengan protes orang kepada saya, bagaimana dengan sedekah koq masalah "tiba-tiba" bisa selesai? Ajaib amat? Ga mungkin lah. Ya sudah, kalo ga mungkin, ya udah. Manusia ini koq heran. Manusia yang bikin masalah, lalu Allah datang menawarkan bantuan-Nya. Sini, Aku yang akan urus. Kira-kira begitulah Allah menyeru, eh kita ga percaya. Kan enak tuh seharusnya. Kita-kita yang bikin masalahnya, Allah yang selesaikan. Baik benar Tuhan kita ini. Dan memang DIA ini teramat baik. "Teramat baik" itu masih belum cukup untuk menggambarkan betapa baiknya Allah.
Coba peserta semua buka Qs. 66: 8, untuk melengkapi pengetahuan, bahwa bagi Allah, jangankan menempuh jalan-jalan shalat; shalat wajib dan shalat sunnah, sekedar taubat saja, sudah akan terbuka semua jalan. Buka ya surah itu, kemudian resapi baik-baik. Terima kasih, semoga Allah membukakan segala hidayah-Nya, dan memberikan kita taufiq untuk mendorong kita semakin ingin segera menuju kepada Allah.
Sampai sini, jangan nerusin dulu. Tahan. Buka dulu Qur'annya ya. Surah ke-66, ayat 8.
***
Udah bukanya? Gimana? Ada di antara peserta pasti ada yang ga sabar dan ga nurut ya? Pengennya tuh mata langsung melihat terusan kalimat di atas.
Ya udah, beneran ya. Buka dulu itu ayat ke-8 surah ke-66, surah at Tahriem. Kemudian tuliskan melalui imelnya web admin, apa yang saudara bisa pahami dari ayat itu. Jangan bertanya ya. Justru saya meminta pemahaman saudara terhadap ayat itu. Yang memang udah paham, udah ngerti, berbackground pesantren atau malah udah jadi ustadz yang melebihi kepahaman saya, mudahmudahan mau berbagi tulisan dan pengajaran tentang ayat ini dan menuliskannya untuk KuliahOnline.
Habis ini, paragraf berikut adalah untuk kajian hari esok. Tapi saya ngitungnya, tetap satu mata modul dalam satu kesatuan modul ini. Hanya saya meminta saudara-saudara semua untuk kemudian mempelajari ayat-ayat yang saya sertakan, secara harian. Satu hari satu hari. Jangan dihabiskan. Silahkan diprint, atau sekedar disalin ayat-ayatnya, untuk kemudian dipelajari sesuai instruksi.
***
# Surah Yuunus: ayat 1 sampe 14. Baca pelan-pelan ya. Ambil al Qur'an terjemahan. Kalo perlu bacanya sambil diniatin ngaji. Bareng anak istri. Atau bareng dengan kawan-kawan dah. Sekantor. Yang bisa diajak duduk sebentar ba'da zuhur membaca dan mengkaji ayat-ayat ini.
Baca betul-betul, dan baca pelan-pelan. Sampe meresap. Saya sengaja loh, ga naro di sini ayatayatnya dan terjemahannya, supaya semua peserta benar-benar mau membuka al Qur'an.
"Maka Maha Tinggi Allah Raja yang sebenar-benarnya, dan janganlah kamu tergesa-gesa membaca al Qur'an sebelum disempurnakan mewahyukannya padamu, dan katakanlah, ya Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan." (Qs. Thaaha: 114)
Saya minta maaf ya. Tapi siapa tahu di antara saudara ada yang perlu berinteraksi dengan al Qur'an. Insya Allah jadi rahmat.
Kalo sudah, besoknya lagi, buka ayat berikut ini. Besoknya ya. Jangan hari ini. Berikut ini ayatayatnya:
# Surah Huud ayat 6 sampe 11.
Berturut-turut hingga besok dan lusanya, sesuai tanda "#" saya urutkan ayat-ayat untuk dikaji. Setiap ayat di tanda "#", dibacanya di hari yang berbeda saja. Kalau semua ayat-ayat, sesuai dengan tanda "#" nya, saudara baca, maka saudara akan "tertahan" sampe 41 hari ke depan, sebelum sampe menghabiskan pelajaran tauhid esai ke-41. Lama ya? Tidak juga. Namanya juga belajar. Dan saya sudah mengingatkan akan hal ini jauh-jauh hari. Mohon dimaklumi cara saya mengajar dan mohon dibukakan pintu maaf. Akan tambah cakep, kalo saudara-saudara semua, dalam membaca dan mengkaji ayat demi ayat al Qur'an ini, berbarengan dengan memperbaiki kualitas shalat wajib dan shalat sunnahnya. Insya Allah tambah terang dah. Saya kasih tahu ya. Sesiapa yang mengikuti ini dengan baik, maka ini semacam karantina taqwa juga. Sibukkan diri dengan ibadah dan baca al Qur'an. Insya Allah, Allah akan berikan cahaya kehidupan baginya. Tentu saja, sambil jalani kesibukan dunia sebagaimana biasa. Hanya memberi sedikti perhatian terhadap ibadah-ibadah saja, termasuk ibadah membaca dan mengkaji al Qur'an.
Kita lihat siapa yang bersabar dan melapangkan diri menerima pengajaran al Qur'an ya. Saya doakan semuanya bisa bersabar. Insya Allah saya tidak akan membiarkan saudara-saudara membuka ayat demi ayat sendirian. Insya Allah saya temani. Dengan cara apa saya menemani, insya Allah salah satu dan yang paling utama adalah dengan doa. Saya iringi saudara semua dengan doa.
Sebagai pengiring atau peneman yang lain, saya sertakan file audio "Manfaatkan Usia Untuk al Qur'an". File audio ini adalah isi dari CD tausiyah pengantar Program Tahfidz 1 Hari 1 Ayat.
Jalan ketakwaan insya Allah bisa dicapai dengan kiat mendekatkan diri kita dengan al Qur'an dan as Sunnah.
Saya ulangi ya. Pelajari ayat-ayat berikut ini, satu satu. Hari demi hari hanya rangkaian ayat yang ada di tanda "#" saja. Disiplinin ya. Buka al Qur'an terjemah, dan baca. Insya Allah sampe dah pada pemahaman bila Allah bukakan pemahaman dari-Nya. Saya dulu begini belajarnya. Buka al Qur'an. Hingga jadi haus, dan buka pesantren al Qur'an. Subhaanallaah, maasya Allah. Laa hawla walaa quwwata illaa billaah. Alhamdulillah.
Ok, ini daftar ayat-ayatnya:
# an Naml ayat 89 sampe 93
# al Israa ayat 7 sampe 16.
# al Israa ayat 67 sampe 72.
# al Israa ayat 78 sampe 83.
# az Zumar ayat 49 & 50.
# Fushshilaat ayat 50 & 51.
# asy Syuuraa ayat 47 & 48.
# al Ma'aarij ayat 19 sampe 35.
# Faathir ayat 2 & 3
# Aali `Imraan: 26 & 27
# 3 ayat terakhir surah al Baqarah.
# Fushshilaat ayat 30 sampe 40.
# al Baqarah ayat 45 & 153.
# al A'raaf ayat 128.
# al Jumu'ah ayat 8
# al Jumu'ah ayat 9 sampe 11.
# al Munaafiquun ayat 9 sampe 11
# an Nisaa ayat 78.
# al Baqarah ayat 103
# al Baqarah 177,
# al Baqarah 197
# al Baqarah ayat 204 sampe 210,
# al Baqarah 212.
# Aali `Imraan ayat 14 sampe 19.
# Aali `Imraan ayat 102-112.
# Aali `Imraan ayat 120 sampe 129.
# Aali `Imraan ayat 130 sampe 132.
# Aali `Imraan ayat 133 sampe 139.
# Aali `Imraan185 & 186.
# al Baqarah ayat 1 sampe 5
# al Maa-idah ayat 35 sampe 37.
# al A'raaf ayat 96 sampe 102.
# al Furqaan ayat 70 & 71.
# az Zumar ayat 53 sampe 63.
# an Naml ayat 59 sampe 65.
# az Zumar ayat 62 & 63.
# az Zumar ayat 70 sampe 75.
# Fushshilaat ayat 19 sampe 23.
# al Kahfi ayat 45 sampe 49.
wanita itu kuat dan mandiri
Ladies, agar Anda bisa tetap bahagia dan tak mudah putus asa apalagi menyerah, Anda perlu menjadi seorang wanita tegar. Setiap wanita punya kesempatan yang sama untuk menjadi pribadi yang bisa diandalkan dan dibanggakan. Berikut ini 17 ciri wanita tegar versi Vemale, sudahkah Anda memilikinya?
1. Tak mudah panik saat dapat masalah.
2. Selalu punya cara mengatasi tantangan hidup.
3. Saat berbuat kesalahan, berani untuk memperbaikinya.
4. Tak mudah lari dari tanggung jawab.
5. Tak selalu mengandalkan orang lain.
6. Di situasi buruk, tetap bisa berpikir jernih.
7. Menangis cukup sesekali, setelah itu berjuang lagi.
8. Saat sedih, selalu berusaha cari cara untuk kembali bahagia.
9. Memberi pengaruh positif pada lingkungan sekitar.
10. Setiap kata yang diucapkan bernada positif.
11. Tak ambil pusing dengan para haters.
12. Melakukan sesuatu karena memang hal itu sudah seharusnya dilakukan.
13. Tetap tampil percaya diri meski suasana hati sedang buruk.
14. Tahu cara membuat prioritas hidup.
15. Tak mudah tersinggung saat diberi saran, masukan, atau kritik.
16. Tujuan hidup dibuat serealistis mungkin.
17. Selalu menjadi orang yang bisa membahagiakan orang terdekat.
resource vemale.com
Hujan sore ini
hujan membumi, bikin menghijau berkilau.. hujan berkah berlimpah
Sore yang indah ini berselimutkan hujan
tak hitam awan namun hujan menetes teduh
Terdengar irama menari di atas loteng
sendu merdu syahdu
Gertakan impian membuatku takut
namun hatiku teduh mendamaikan dengan janji dan kasih sayang Nya
Merdeka tanpa syarat
maka jangan pernah diperbudak kemiskinan dan kegagalan
Irama loteng dengan jemari hujan seakan berlarian
kau tetap untukku, impian
Rabu, 29 Juli 2015
Selamat Pagi
Pagi ini aku terbangun. Mendongak ke atas keluar jendela, eh ada nampak langit di atas sana. Agak mendung.
Sesuatu yang kita kerjakan tentu memiliki resiko. Semakin besar proyek tersebut maka tentu resiko semakin besar. Apapun itu. Kalo mau jadi orang besar maka siap-siap lah menghadapi hal besar.
Hal yang mengejutkan dan semakin membuatku heran adalah apa yang menjadi perbincangan semalam di rumah saudaraku ini. Perbincangan yang cukup alot dengan beberapa rekan seperjuangan. Namun, hanya sebait doa semoga Allah membuka pintu-pintu selanjutnya. Seperti kata bapak Dahlan Iskan Menteri BUMN yang berkisah tentang pengalamannya menjadi pengusaha, dari kecil menjadi besar. Pengalaman hidup beliau sangat memotivasi apa yang kami lakukan saat ini.
Tak ada perjuangan yang sia-sia, yang ada hanyalah kesuksesan yang tertunda. Semoga semua teman yang sedang berjuang dimudahkan, berjuang selagi muda, berjuang selagi single, kata bapak Dahlan Iskan.
Penyesalan tak jadi racun
Aku padamu menghentak hentak
Amarah memuncak Kecewa berdarah
Keputusan terpahit ujungnya yang pernah aku ambil
Tak kudengar hadangan ayah
Tak kudengar ocehan mama
Pikiran gila itu baru tersadar sekarang
Pasrahkan pada Allah
Allah dulu, Allah lagi, Allah selalu
i'm with you
“Saat kau terpuruk dan terjatuh, pakai pundakku, dan kita lawan terpuruk itu. Karena Tuhan Tahu kita mampu. Saat beban penuhi pundakmu, genggam bahuku dan kita bagi bebanmu itu. Karena Tuhan Tahu kita mampu.”
Intro lagu The Jenggot ft. Ali Sastra yang berjudul “Karena Tuhan Tahun Kita Mampu” ini benar-benar lagu yang bermutu. Recommended.
Selasa, 28 Juli 2015
Gedor Impian
Bangunkan kembali impian yang terkubur waktu sekolah atau kuliah. Gedor pintu impian yang sudah lama tertutup rapat. Meski penilaian orang sudah terlambat untuk memulai, itu salah. Yang benar adalah sudah saatnya impian itu diwujudkan. Impian liar itu menari-nari di pelupuk mata.
Elang Wanita
Kamu itu elang. Hanya saja salah pos yang kamu tuju. Kamu itu elang. Hanya saja salah kamu memilih komandan yang mengarahkan kamu. Kamu itu elang. Awalnya belum bisa membedakan hingga akhirnya matamu semakin tajam terasah. Kalau kamu terlambat belajar terbang, maka kesempatan kamu mengetahui dunia juga akan terlambat. Jangan salahkan ayah bunda yang dulunya belum mengizinkan kamu berkarya dan terbang mengukir pengalaman. Tapi, inilah awal dari Allah swt hendak menjadikan kamu pribadi unggul di masa depan. 2 tahun lagi atau lebih cepat dari itu. Meski kamu elang wanita. Percayalah. Kamu punya kemampuan, kamu bisa.